Tahukah Anda kalau para nabi yang hidup ratusan tahun sebelum Yesus lahir telah menubuatkan mengenai kelahiran, kehidupan bahkan kematian Tuhan Yesus? Ada kurang lebih 44 nubuatan yang tercatat di dalam Alkitab yang ditujukan kepada sang Mesias yaitu Tuhan Yesus Kristus.

Nubuatan itu sendiri berarti ramalan (prophecies) mengenai hal-hal yang akan terjadi di masa mendatang, biasanya nubuatan akan diberikan oleh para nabi dan diinspirasikan atau digerakan oleh Roh Allah.

Lalu apakah nubuatan-nubuatan yang telah Tuhan Yesus genapi? Benarkah kalau Yesus Mesias, Anak Allah yang hidup? Ataukah semua ini hanya cerita yang dibuat-buat murid Tuhan Yesus untuk membenarkan keberadaanNya?

Nubuatan-nubuatan mengenai kedatangan Mesias terdapat di dalam kitab bangsa Yahudi atau yang orang Kristen kenal sebagai kitab perjanjian lama, misalnya saja kitab nabi Yesaya yang hidup pada tahun 740 tahun sebelum Masehi, maupun kitab taurat Musa yang ditulis lebih lama lagi yaitu pada tahun 1009 sebelum Masehi.

Sekarang marilah kita bahas satu persatu mengenai nubuatan-nubuatan Mesias ini (Mesianic prophecies) dengan harapan kita dapat lebih memahami dan memperkuat iman kita kepada Tuhan Yesus.

1. Nubuatan Tentang Kelahiran Yesus.

Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala. (Mikha 5:2)

Penggenapan

Sebagaimana kita tahu bahwa Yesus dilahirkan di kota Daud atau Betlehem, seperti tertulis di dalam alkitab. “Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem” (Lukas 2:4)

2. Nubuatan Tentang Bagaimana Yesus Dilahirkan

Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel. (Yesaya 7:14)

Dalam kitab bahasa Inggrisnya lebih jelas:

Therefore the Lord himself will give you a sign: The virgin will conceive and give birth to a son, and will call him Immanuel.

Penggenapan

Di kitab perjanjian baru diceritakan bagaimana Yesus dilahirkan dari seorang perawan bernama Maria.

Maria mengandung dari Roh Kudus pada saat ia sedang bertunangan dengan Yusuf, Kemudian datanglah malaikat Tuhan dalam mimpi Yusuf dan mengatakan, “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” –yang berarti: Allah menyertai kita. Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat. (Mat 1:20-23)

3. Nubuatan Mesias Berasal Dari Keturunan Yakub

Aku melihat dia, tetapi bukan sekarang; aku memandang dia, tetapi bukan dari dekat; bintang terbit dari Yakub, tongkat kerajaan timbul dari Israel, dan meremukkan pelipis-pelipis Moab, dan menghancurkan semua anak Set. (Bilangan 24:17)

Penggenapan

Dalam silsilah Tuhan Yesus di kitab Lukas 3:34, di sana dikatakan kalau Yesus merupakan keturunan dari Abraham, Ishak dan Yakub.

4. Nubuatan Mesias Berasal Dari Suku Yehuda

Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa. (Kej 49:10)

Penggenapan

Dalam injil Lukas dibeberkan tentang silsilah dari Yesus dan dengan jelas tertulis kalau Tuhan Yesus berasal dari suku Yehuda.

Anak Aminadab, anak Admin, anak Arni, anak Hezron, anak Peres, o anak Yehuda” (Lukas 3:33)

5. Nubuatan Yesus Akan Dikhianati

“Bahkan sahabat karibku yang kupercayai, yang makan rotiku, telah mengangkat tumitnya terhadap aku” (Mazmur 41:9)

Di sini Mazmur Daud dengan tuntunan Roh Allah sedang bernubuat tentang apa yang akan terjadi di dalam kehidupan Mesias, yaitu detik-detik saat Yesus dikhianati oleh salah satu muridNya sendiri yang bernama Yudas Iskariot.

Penggenapan

Waktu Yesus masih berbicara datanglah serombongan orang, sedang murid-Nya yang bernama Yudas, seorang dari kedua belas murid itu, berjalan di depan mereka. Yudas mendekati Yesus untuk mencium-Nya. Maka kata Yesus kepadanya: “Hai Yudas, engkau menyerahkan Anak Manusia dengan ciuman? (Lukas 22:47-48)

6. Nubuatan Mesias disiksa dan mati di antara penjahat

Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya. Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah. Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik , dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya. (Yesaya 53:7-9)

Penggenapan

Bersama dengan Dia disalibkan dua orang penyamun, seorang di sebelah kanan dan seorang di sebelah kiri-Nya. (Matius 27:38)

Penyiksaan yang dialami oleh Tuhan Yesus saat membawa kayu salib ke atas bukit tengkorak memang tidak bisa dibayangkan, akan tetapi luar biasanya tidak ada satupun kata kutuk yang keluar dari mulut Tuhan Yesus, di tengah-tengah penderitaanNya Tuhan Yesus malahan memberkati orang-orang yang telah menyiksaNya dengan mengatakan, “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” (Lukas 23:34)

Perjanjian baru banyak sekali mencatat mengenai penderitaan Yesus mulai dari penyaliban, kematian hingga kebangkitanNya dan tidak ada nabi-nabi dalam sejarah dunia ini yang menggenapi nubuatan Yesaya ini selain dari Yesus Kristus. (Matius 27:38, Markus 15:27-28)

7. Nubuatan Penyaliban Yesus

Sebab anjing-anjing mengerumuni aku, gerombolan penjahat mengepung aku, mereka menusuk tangan dan kakiku. (Mazmur 22:16)

Mazmur Daud melalui perantaraan Roh Kudus pada saat itu bernubuat tentang kejadian yang akan menimpa Yesus Kristus, sang Mesias. Yaitu kejadian yang sama dengan prosesi penyaliban di mana Yesus ditusuk tangan dan kakiNya.

Kita tahu bahwa raja Daud tidak pernah mengalami penyaliban ataupun kejadian yang membuat kaki dan tangannya ditusuk, jadi nubuatan ini sudah pasti bukan untuk menggambarkan dirinya melainkan untuk Yesus.

Penggenapan

Setelah Yesus mati di atas kayu salib (Lukas 23:33), dan dibangkitkan di hari yang ketiga, salah satu murid Yesus bernama Tomas ingin diyakinkan bahwa Yesus benar-benar telah bangkit, dan dia mengatakan, “Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.” (Yoh 20:25)

Penyaliban Tuhan Yesus bukanlah cerita khayalan, bukti-bukti sejarah yang didapatkan dari naskah-naskah asli alkitab maupun sejarah bangsa Romawi kuno, telah membuktikan bahwa Yesus BENAR pernah disalibkan dan mati di atas kayu salib.

Nubuatan-nubuatan ini terjadi ratusan tahun sebelum Yesus dilahirkan ke dunia ini, dan semua penggenapan yang terjadi di dalam kehidupan Yesus telah membuktikan bahwa Yesus memang benar adalah Mesias, Anak Allah yang hidup.

8. Nubuatan Orang-Orang Akan Membuang Undi Untuk Memperebutkan Jubah Yesus

Mereka membagi-bagi pakaianku di antara mereka, dan mereka membuang undi atas jubahku.
(Mazmur 22:18)

Ayat di atas adalah Mazmur dari Daud yang diinspirasikan oleh Roh Allah tentang apa yang akan terjadi oleh Yesus, di mana orang-orang akan membuang undi atas jubahnya. Hal ini juga tidak pernah terjadi pada kehidupan raja Daud karena tidak pernah ada kejadian orang membuang undi untuk jubah Daud, jadi nubuatan ini adalah mengenai kejadian yang akan datang, dan terjadi di dalam kehidupan Yesus sang Mesias.

Penggenapan

Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya. (Lukas 23:34)

Saat Yesus tergantung di atas kayu salib, para prajurit Romawi berkumpul di dekat salib Yesus dan kemudian mereka membuang undi dan membagi-bagikan jubah Yesus, persis seperti apa yang dinubuatkan oleh raja Daud.

9. Nubuatan Yesus akan bangkit dari antara orang mati

Sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati ,dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan (Mazmur 16:10)

Yesaya 53:10: “Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya.”

Kedua nubuatan di atas tentu berbicara tentang Yesus yang menjadi penebus dosa umat manusia, karena tidak ada nabi-nabi lain yang diposisikan sebagai penebus dosa selain dari Tuhan Yesus Kristus.

Penggenapan

Kisah kebangkitan Yesus banyak terdapat di keempat injil perjanjian baru yaitu Matius, Markus, Lukas maupun Yohanes, misalnya saja di Matius 28, Markus 16, Lukas 24, Yohanes 20.

Kronologinya adalah ketika sejumlah perempuan ingin mengunjungi kubur Yesus sambil membawa rempah-rempah dan minyak mur untuk meminyaki Yesus, sesampainya mereka di sana, ternyata kuburan batu tempat Yesus dibaringkan telah terbuka dan saat mereka melihat ke dalam kuburan itu ternyata kuburan Yesus telah kosong.

Dan saat itulah mereka melihat malaikat yang sedang menunggu mereka di sana, dan salah satu perkataan malaikat itu kepada mereka adalah, “Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit.” (Matius 28:6)

10. Nubuatan Yesus Dijadikan Tebusan Bagi Dosa Manusia

Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. (Yesaya 53:5)

Siapakah yang nabi Yesaya bicarakan di nubuatan di atas? Setelah masa nabi Yesaya berlalu, hanya Yesuslah yang menggenapi nubuatan ini.

Kesimpulan

Yesus juga dikenal dengan sebutan Anak Domba Allah, domba di sini berarti Yesus menjadi korban bagi penebusan dosa umat manusia, satu kali untuk selamanya.

Yohanes pembaptis di kala melihat Yesus datang, dia berseru, “Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia.” (Yoh 1:29)

Penutup

10 nubuatan ini hanya sebagian dari apa yang bisa saya tuliskan di artikel ini, tetapi dari kesepuluh nubuatan ini saya harapkan saudara sudah bisa mengerti bahwa Tuhan Yesus tidak sekedar datang ke dunia ini hanya menjadi seorang nabi, tetapi Dia datang dengan sebuah misi dari Allah, Dia datang untuk menggenapi Firman Allah sebagai juruselamat manusia dan tebusan bagi dosa semua umat manusia yaitu Anda dan saya.

Semua nubuatan tentang Yesus sebenarnya merangkai sebuah kenyataan absolut yaitu Yesus adalah Tuhan dan juruselamat manusia .

Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.” (Yesaya 9:6)

Siapakah pribadi yang nabi Yesaya nubuatkan di atas? Adakah manusia atau nabi yang sekarang disebutkan orang sebagai Penasihat Ajaib, Allah yang perkasa, Bapa yang kekal serta Raja Damai selain dari pada Yesus Kristus?

KasihAgape.com memperlengkapi tubuh Kristus yaitu gereja Tuhan di dalam pengajaran supaya iman kita terus bertumbuh di dalam Yesus sehingga rencana Tuhan boleh digenapi di dalam kehidupan kita.

Write A Comment

Pin It